Rob Pelinka Membangun Ulang Para Pemain Lakers

rob-pelinka-membangun-ulang-para-pemain-lakers

Rob Pelinka Membangun Ulang Para Pemain Lakers. Los Angeles Lakers sedang berada di jalur transformasi besar di musim NBA 2025/2026, dengan Rob Pelinka, presiden operasi bola basket dan manajer umum, memimpin upaya membangun ulang roster tim. Setelah menggemparkan liga dengan mendatangkan Luka Doncic melalui perdagangan besar-besaran pada Februari 2025, Pelinka terus bergerak untuk memperkuat tim di sekitar Doncic dan LeBron James. Dengan tambahan seperti Deandre Ayton dan Marcus Smart, Lakers kini dianggap sebagai salah satu penantang serius di Wilayah Barat, meski masih membutuhkan sentuhan akhir untuk meraih gelar. BERITA LAINNYA

Siapa Rob Pelinka
Rob Pelinka, lahir di Chicago, Illinois, pada 23 Desember 1969, adalah eksekutif bola basket yang kini menjabat sebagai presiden operasi bola basket dan manajer umum Los Angeles Lakers. Sebelumnya, ia dikenal sebagai agen Kobe Bryant dan beberapa bintang NBA seperti James Harden dan Andre Iguodala. Bergabung dengan Lakers pada 2017, Pelinka membawa tim meraih gelar NBA 2020 dengan mendatangkan Anthony Davis. Meski sempat dikritik karena keputusan seperti perdagangan Russell Westbrook, ia membuktikan kemampuan dengan mengakuisisi Luka Doncic dari Dallas Mavericks, sebuah langkah yang disebut sebagai salah satu coup terbesar dalam sejarah NBA. Pada April 2025, ia mendapat perpanjangan kontrak dan promosi sebagai presiden, menegaskan kepercayaan pemilik Jeanie Buss.

Kenapa Dia Ingin Membangun Ulang Roster Lakers?
Pelinka ingin membangun ulang roster untuk menciptakan tim yang seimbang di sekitar Doncic dan James, yang keduanya berada di fase berbeda dalam karier mereka. Setelah kehilangan Anthony Davis dalam perdagangan untuk Doncic, Lakers kekurangan kekuatan di posisi center, mendorong Pelinka mendatangkan Deandre Ayton sebagai rim-runner dan Marcus Smart untuk pertahanan perimeter. Pelinka juga menambahkan Jake LaRavia untuk fleksibilitas di sayap, menjaga “optionality” roster seperti yang ia sebutkan dalam konferensi pers Agustus 2025. Dengan James yang kini berusia 40 tahun dan hanya terikat hingga 2026, Pelinka berfokus pada kombinasi “win-now” dan keberlanjutan jangka panjang. Ia juga menyesuaikan roster untuk mendukung visi pelatih JJ Redick, yang mengutamakan permainan cepat dan tembakan tiga poin, dengan target utama memperkuat pertahanan dan menambah big man serbaguna.

Apakah Lakers Tahun Ini Bisa Menjuarai NBA?
Lakers memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar NBA 2025/2026, tetapi keberhasilan tergantung pada beberapa faktor. Dengan Doncic, yang mencatatkan rata-rata 33,9 poin dan 9,2 assist musim lalu, dan James yang masih produktif dengan 25,7 poin per game, Lakers punya kekuatan ofensif mumpuni. Tambahan Ayton (16,7 poin, 11,1 rebound) dan Smart (2,1 steal per game) memperbaiki keseimbangan tim. Namun, kelemahan di posisi center masih terasa, dengan Pelinka mengakui pasar untuk big man “kering” pada Februari 2025. Persaingan ketat dari tim seperti Denver Nuggets dan Dallas Mavericks, ditambah risiko cedera James, menjadi tantangan. Jika Redick mampu memaksimalkan roster dan Pelinka menambahkan center berkualitas sebelum trade deadline, Lakers bisa mencapai Final NBA, mengulang kesuksesan 2020.

Kesimpulan: Rob Pelinka Membangun Ulang Para Pemain Lakers
Rob Pelinka sedang membentuk ulang Los Angeles Lakers menjadi tim yang kompetitif dengan mengandalkan Luka Doncic sebagai pusat masa depan dan LeBron James sebagai kekuatan saat ini. Langkah cerdasnya mendatangkan Ayton, Smart, dan LaRavia menunjukkan visi untuk menyeimbangkan serangan dan pertahanan. Meski peluang juara ada, Lakers masih membutuhkan tambahan big man dan konsistensi untuk mengatasi persaingan Wilayah Barat. Dengan pengalaman Pelinka dan semangat Redick, Lakers berada di jalur yang menjanjikan untuk kembali meraih kejayaan, asalkan semua elemen menyatu di momen krusial.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *