Austin Reaves Anggap LeBron Tidak Sebanding Dengan Durant. Jelang musim NBA 2025/26, pernyataan mengejutkan dari guard Los Angeles Lakers, Austin Reaves, menjadi sorotan setelah ia menyebut Kevin Durant lebih unggul dibandingkan rekan setimnya, LeBron James, dalam debat siapa pemain terbaik. Komentar ini muncul dalam sebuah wawancara di sela-sela persiapan pramusim Lakers, yang akan memulai musim pada Oktober 2025. Reaves, yang telah menjadi bagian penting Lakers sejak 2021, memicu diskusi panas di kalangan fans dan analis, terutama karena LeBron, yang kini berusia 40 tahun, masih dianggap sebagai salah satu ikon terbesar NBA. Dengan Lakers berambisi kembali ke jalur juara di bawah pelatih JJ Redick, pernyataan Reaves ini menambah bumbu menjelang musim baru. Apa alasan di balik pendapatnya, dan bagaimana tanggapan LeBron? BERITA LAINNYA
Siapa Itu Austin Reaves
Austin Reaves adalah pemain basket profesional berusia 27 tahun asal Arkansas, Amerika Serikat, yang bermain sebagai shooting guard untuk Los Angeles Lakers. Bergabung dengan Lakers sebagai pemain undrafted pada 2021, Reaves cepat menarik perhatian dengan kerja keras dan kemampuan menembaknya. Musim lalu, ia mencatatkan rata-rata 15,9 poin, 4,3 rebound, dan 5,5 assist per game, dengan akurasi tembakan tiga angka 36,7%. Reaves juga menjadi bagian dari timnas AS yang meraih emas di Olimpiade Paris 2024, di mana ia bermain bersama LeBron James dan Kevin Durant. Dikenal karena kecerdasan bermain dan kemampuan clutch, Reaves telah menjadi favorit fans Lakers dan dianggap sebagai pilar masa depan tim bersama Anthony Davis.
Kenapa Dia Menganggap LeBron Tidak Sebanding Dengan KD
Dalam wawancara di training camp Lakers, Reaves menyatakan bahwa Kevin Durant memiliki keunggulan atas LeBron James karena “kemampuan mencetak poin yang lebih konsisten dan fleksibel di usia berapa pun.” Menurut Reaves, Durant, yang kini berusia 37 tahun dan bermain untuk Phoenix Suns, memiliki gaya bermain yang “hampir tak terhentikan” berkat tembakan jarak menengah dan tiga angka yang akurat (41,3% dari tiga poin musim lalu). Reaves menyoroti bahwa Durant, dengan tinggi 6 kaki 10 inci, bisa mencetak poin dari segala posisi tanpa perlu mengandalkan fisik seperti LeBron, yang lebih bergantung pada kekuatan dan kecepatan di masa mudanya. Ia juga menyebut pengalaman bermain bersama Durant di Olimpiade 2024, di mana Durant mencetak 23 poin per game, sebagai alasan kekagumannya. Meski mengakui LeBron sebagai pemimpin dan playmaker luar biasa, Reaves menilai Durant lebih unggul dalam hal efisiensi ofensif, terutama di fase karier saat ini. Pernyataan ini memicu kontroversi, terutama karena LeBron masih produktif dengan rata-rata 25,7 poin, 7,3 rebound, dan 8,3 assist musim lalu.
Tanggapan LeBron Atas Austin Reaves
LeBron James, yang dikenal sebagai sosok yang rendah hati namun kompetitif, menanggapi pernyataan Reaves dengan santai namun tegas. Dalam sesi media setelah latihan, LeBron berkata, “Saya menghormati pendapat Austin. Dia berhak punya pandangan sendiri. Tapi, saya di sini untuk menang, bukan untuk membandingkan siapa lebih baik.” LeBron menegaskan fokusnya adalah membantu Lakers meraih gelar kelima dalam kariernya, bukan terjebak dalam debat individu. Ia juga memuji Reaves sebagai “pemain muda yang cerdas dan punya masa depan cerah,” menunjukkan bahwa tidak ada ketegangan pribadi di antara mereka. Namun, beberapa rekan setim seperti Anthony Davis terlihat mendukung LeBron, menyebutnya sebagai “pemimpin yang tak tergantikan” bagi Lakers. Di media sosial, fans Lakers terbagi: sebagian mengkritik Reaves karena dianggap tidak menghormati LeBron, sementara yang lain setuju bahwa Durant memang punya keunggulan sebagai scorer murni.
Kesimpulan: Austin Reaves Anggap LeBron Tidak Sebanding Dengan Durant
Pernyataan Austin Reaves yang membandingkan Kevin Durant dengan LeBron James telah memicu diskusi sengit di kalangan penggemar NBA, menyoroti perbedaan gaya bermain dua legenda ini. Reaves, sebagai pemain muda yang sedang naik daun, berani menyuarakan pendapatnya berdasarkan pengamatan langsung, terutama setelah bermain bersama keduanya di Olimpiade. Meski LeBron menanggapi dengan elegan, pernyataan ini menambah dinamika di ruang ganti Lakers jelang musim 2025/26. Bagi Reaves, ini adalah cerminan kepercayaan dirinya, tetapi juga pengingat bahwa ia bermain bersama salah satu ikon terbesar NBA. Apakah Lakers bisa memanfaatkan energi ini untuk kembali ke papan atas? Yang jelas, pernyataan Reaves telah membuat musim ini semakin menarik untuk dinantikan.