Damian Lillard Menginginkan Patung di Blazers

damian-lillard-menginginkan-patung-di-blazers

Damian Lillard Menginginkan Patung di Blazers. Portland, 17 Agustus 2025 – Damian Lillard, mantan bintang Portland Trail Blazers yang kini memperkuat Milwaukee Bucks, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan keinginannya agar Blazers mendirikan patung untuk menghormati kontribusinya selama 11 tahun di klub tersebut. Dalam wawancara terbaru menjelang musim NBA 2025/26, Lillard dengan santai namun serius menyatakan bahwa ia merasa layak mendapatkan penghargaan tersebut, mengingat dedikasinya membawa Portland ke playoff secara konsisten. Pernyataan ini memicu diskusi di kalangan penggemar, terutama karena hubungan emosional Lillard dengan kota Portland tetap kuat meski ia kini bermain di tim lain. BERITA LAINNYA

Ucapan Lillard ini datang saat ia bersiap menghadapi musim baru bersama Bucks, dengan laga pembuka melawan Philadelphia 76ers di cakrawala. Meski kini berada di Milwaukee, Lillard tetap menjadi ikon di Portland, dan keinginannya untuk diabadikan dalam bentuk patung mencerminkan warisannya sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah Blazers. Namun, pertanyaan tetap menggantung: apakah manajemen Blazers akan memenuhi harapannya?

Siapa Itu Damian Lillard

Damian Lillard, 35 tahun, adalah point guard asal Amerika Serikat kelahiran Oakland, California. Dijuluki “Dame Time” karena kemampuannya mencetak poin krusial di detik-detik akhir, Lillard dipilih sebagai pick ke-6 oleh Portland Trail Blazers di NBA Draft 2012. Ia menghabiskan 11 musim bersama Blazers sebelum ditukar ke Milwaukee Bucks pada 2023. Selama di Portland, Lillard menjadi wajah franchise, memimpin tim ke playoff selama delapan musim berturut-turut dan mencatatkan momen ikonik seperti buzzer-beater melawan Oklahoma City Thunder pada 2019.

Lillard kini menjadi pilar Bucks bersama Giannis Antetokounmpo, dengan misi membawa tim meraih gelar NBA kedua. Selain di lapangan, ia juga dikenal sebagai figur komunitas yang aktif, dengan program amal dan keterlibatan di Portland yang membuatnya dicintai penggemar.

Sehebat Apa Damian Lillard

Kehebatan Damian Lillard terletak pada kemampuan mencetak poin, kepemimpinan, dan ketenangannya di momen krusial. Selama kariernya di Blazers, ia mencatatkan rata-rata 25,2 poin, 6,7 assist, dan 4,2 rebound per game, dengan akurasi tembakan tiga poin mencapai 37%. Ia meraih penghargaan All-Star sebanyak tujuh kali, All-NBA First Team pada 2018, dan masuk dalam NBA 75th Anniversary Team. Salah satu momen paling memorable adalah tembakan jarak jauhnya melawan Thunder di playoff 2019, yang mengakhiri seri dengan dramatis.

Di Bucks, Lillard tetap menunjukkan ketajamannya, dengan rata-rata 24,3 poin dan 7,0 assist musim lalu, meski timnya tersingkir di babak pertama playoff. Kemampuannya untuk menembak dari jarak jauh, menjalankan pick-and-roll, dan memimpin tim di bawah tekanan menjadikannya salah satu point guard terbaik di era modern. Di luar lapangan, dedikasinya untuk komunitas Portland, termasuk donasi untuk pendidikan dan olahraga pemuda, membuatnya lebih dari sekadar atlet.

Tanggapan Para Fans Atas Damian Lillard Menginginkan Patung

Pernyataan Lillard tentang patung memicu reaksi beragam dari penggemar. Di kalangan suporter Blazers, banyak yang mendukung gagasan ini, menyebut Lillard sebagai “legenda sejati Portland.” Seorang penggemar menulis di media sosial, “Dame memberi segalanya untuk kota ini. Patung adalah penghormatan yang pantas!” Banyak yang menyoroti momen-momen ikoniknya, seperti game-winner melawan Thunder dan Houston Rockets, sebagai alasan kuat untuk mengabadikannya di luar Moda Center.

Namun, ada juga penggemar yang skeptis, terutama karena Blazers belum pernah memenangkan gelar NBA selama era Lillard. Sebagian berpendapat bahwa patung seharusnya diperuntukkan bagi pemain seperti Bill Walton, yang membawa gelar pada 1977. Penggemar Bucks juga ikut berkomentar, dengan beberapa menyatakan bahwa Lillard kini adalah “milik Milwaukee” dan harus fokus membawa gelar untuk tim barunya. Meski begitu, mayoritas penggemar Blazers tetap menghormati warisan Lillard, dengan beberapa bahkan mengusulkan petisi untuk mewujudkan patung tersebut.

Kesimpulan: Damian Lillard Menginginkan Patung di Blazers

Keinginan Damian Lillard untuk memiliki patung di Portland Trail Blazers mencerminkan warisannya sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah klub. Dengan performa luar biasa di lapangan dan dedikasi untuk komunitas, Lillard telah meninggalkan jejak mendalam di Portland, meski kini bermain untuk Bucks. Reaksi penggemar yang beragam menunjukkan betapa besar pengaruhnya, baik sebagai atlet maupun ikon kota. Apakah Blazers akan memenuhi keinginannya masih menjadi tanda tanya, tetapi warisan Lillard sebagai “Dame Time” sudah tak terbantahkan. Dengan musim baru NBA di depan mata, Lillard siap membuktikan bahwa ia masih bisa bersinar di Milwaukee, sambil tetap menyimpan ikatan emosional dengan Portland yang membuatnya ingin diabadikan dalam bentuk patung.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *