Draymond Green Membalas Komentar Alperen Sengun

Draymond Green Membalas Komentar Alperen Sengun

Draymond Green Membalas Komentar Alperen Sengun. Rivalitas antara Golden State Warriors dan Houston Rockets kembali memanas di luar musim NBA 2025-26 setelah Alperen Sengun, bintang muda Rockets, mengomentari performa Warriors di playoff 2025. Dalam sebuah wawancara, Sengun menyinggung soal fisikalitas dan keluhan Warriors tentang keputusan wasit selama seri tujuh pertandingan mereka. Komentar ini tidak luput dari perhatian Draymond Green, forward Warriors yang dikenal vokal. Green langsung memberikan respons pedas melalui media sosial, memicu perbincangan di kalangan penggemar. Apa sebenarnya yang dikatakan Sengun, dan bagaimana Green membalasnya? Kisah ini menambah panas persaingan dua tim menjelang musim baru. Mari kita ulas lebih dalam. BERITA LAINNYA

Siapa Itu Draymond Green
Draymond Green adalah jantungan pertahanan Golden State Warriors, yang telah membantu timnya meraih empat gelar juara NBA (2015, 2017, 2018, 2022). Lahir pada 4 Maret 1990 di Saginaw, Michigan, Green dikenal sebagai pemain serba bisa dengan kemampuan defensif luar biasa, playmaking, dan intensitas tinggi di lapangan. Ia meraih penghargaan Defensive Player of the Year pada 2017 dan masuk All-Defensive Team sebanyak delapan kali. Musim lalu, Green mencatatkan rata-rata 8,6 poin, 7,2 rebound, dan 6 assist per pertandingan, dengan defensive rating 107,8, salah satu yang terbaik di liga. Di luar lapangan, Green juga dikenal sebagai pembicara ulung melalui podcastnya, The Draymond Green Show, di mana ia sering mengomentari isu-isu NBA dengan tajam. Karakternya yang kompetitif dan tidak takut berbicara blak-blakan membuatnya jadi sosok yang disegani sekaligus kontroversial.

Apa Isi Komentar Alperen Sengun
Alperen Sengun, center berusia 23 tahun asal Turki, adalah salah satu pilar Houston Rockets. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Turki, Socrates Dergi, Sengun berbicara tentang pengalaman playoff pertamanya melawan Warriors di putaran pertama 2025. Ia menyebut Warriors sebagai tim yang sangat berpengalaman namun menyoroti fisikalitas mereka yang berlebihan. Menurut Sengun, Warriors sering melakukan pelanggaran yang tidak dipanggil wasit di playoff, tetapi justru mereka yang paling banyak mengeluh soal keputusan wasit. Sengun juga menyinggung bahwa pelatih Rockets, Ime Udoka, melarang pemainnya protes ke wasit, membuat timnya lebih fokus pada permainan ketimbang perdebatan. Komentar ini mencerminkan frustrasi Sengun atas kekalahan Rockets dalam seri tujuh pertandingan yang sengit, di mana Warriors menang di Game 7 dengan skor 103-89, meski Rockets sempat unggul dalam beberapa laga.

Bagaimana Cara Draymond Green Membalas Komentar Tersebut
Draymond Green, yang tidak pernah tinggal diam terhadap kritik, langsung merespons komentar Sengun melalui platform media sosial Threads. Dengan gaya khasnya, Green menulis, “Hold that L,” merujuk pada kekalahan Rockets di playoff. Ia juga menambahkan, “Itu omongan berat untuk diucapkan setelah kalah. Harus menang dulu untuk bicara seperti itu.” Respons ini mencerminkan sikap Green yang percaya bahwa hanya pemenang yang punya hak untuk mengkritik dengan keras. Green, yang sempat berduel langsung dengan Sengun di lapangan, termasuk momen viral saat Sengun mendunk di atasnya di Game 1, tampaknya ingin menegaskan dominasi Warriors atas Rockets. Meski begitu, Green juga pernah memuji Sengun pasca-playoff, menyebutnya sebagai pemain yang “nyata” dan tidak mundur dari tantangan, meski ia menyarankan Sengun untuk mengurangi kecenderungan flopping. Respons Green kali ini tidak hanya mempertahankan reputasinya sebagai pemain yang vokal, tetapi juga menambah bumbu rivalitas menjelang pertemuan pertama kedua tim di musim reguler pada 26 November 2025.

Kesimpulan: Draymond Green Membalas Komentar Alperen Sengun
Pertukaran komentar antara Draymond Green dan Alperen Sengun adalah cerminan dari rivalitas sengit antara Golden State Warriors dan Houston Rockets, yang kini diperkuat dengan kehadiran Kevin Durant di kubu Rockets. Komentar Sengun tentang fisikalitas dan keluhan Warriors menunjukkan keberanian pemain muda ini untuk bicara blak-blakan, tapi respons pedas Green mengingatkan bahwa di NBA, kemenangan di lapangan adalah syarat untuk mendapat respek penuh. Dengan Warriors yang masih dipimpin Stephen Curry dan Jimmy Butler, serta Rockets yang kini punya Durant, Sengun, dan Jabari Smith Jr., pertemuan mereka di musim 2025-26 akan jadi salah satu yang paling dinanti. Kisah ini bukan hanya soal adu mulut, tapi juga tentang bagaimana pemain muda seperti Sengun belajar menavigasi tekanan dari veteran seperti Green. Penggemar pasti sudah menyiapkan popcorn untuk menyaksikan kelanjutan rivalitas ini di lapangan.

BACA SELENGKAPNYA DI….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *