Knicks Hancurkan Celtics 111-89 Dominasi Besar. New York Knicks menghadirkan penampilan dominan yang memukau dengan menggasak Boston Celtics 111-89 di Madison Square Garden pada 9 Februari 2026. Kekalahan telak ini menjadi yang terbesar bagi Celtics musim ini, sekaligus menegaskan bahwa Knicks sedang berada di jalur terbaik mereka di paruh kedua musim. Dengan pertahanan yang sangat ketat dan serangan yang sangat efisien, Knicks berhasil membungkam sang juara bertahan di kandang sendiri. Jalen Brunson memimpin dengan 32 poin, sementara pertahanan kolektif Knicks membuat Boston hanya mencetak 89 poin—angka terendah mereka sejak awal musim. Kemenangan ini membawa Knicks semakin dekat ke posisi tiga besar Wilayah Timur dan menambah keyakinan bahwa mereka adalah ancaman serius di playoff nanti. BERITA TERKINI
Jalannya Pertandingan dan Dominasi Knicks: Knicks Hancurkan Celtics 111-89 Dominasi Besar
Pertandingan langsung menunjukkan tanda-tanda ketidakseimbangan sejak menit awal. Knicks membuka kuarter pertama dengan run 14-2, memaksa Celtics melakukan timeout dini. Pertahanan Knicks yang agresif membuat Boston kesulitan membangun serangan, dengan Jayson Tatum dan Jaylen Brown dibatasi ruang gerak oleh OG Anunoby dan Mikal Bridges. Skor kuarter pertama sudah 32-19 untuk Knicks, dan gap terus melebar.
Di kuarter kedua, Knicks semakin memperlihatkan kedalaman skuad. Isaiah Hartenstein dan Mitchell Robinson bergantian menguasai paint, sementara Brunson dan Donte DiVincenzo menghujani tembakan dari luar. Celtics hanya mencetak 18 poin di kuarter kedua, angka terendah mereka di satu kuarter musim ini. Saat turun minum, Knicks unggul 62-37—margin 25 poin yang sudah sangat sulit dibalik.
Kuarter ketiga menjadi formalitas. Celtics sempat mencoba comeback kecil dengan 9 poin beruntun dari Tatum, tapi Knicks langsung menjawab dengan run 12-0 yang dipimpin Brunson dan Bridges. Di penghujung kuarter ketiga, selisih sudah mencapai 35 poin. Pelatih Celtics Joe Mazzulla memilih mengistirahatkan pemain inti lebih awal, sementara Knicks tetap menjaga intensitas hingga akhir. Kuarter keempat berjalan santai dengan banyak rotasi, tapi Knicks tetap menjaga keunggulan besar hingga peluit akhir berbunyi 111-89.
Knicks menang dengan efisiensi luar biasa: 52 persen tembakan dari lapangan, 41 persen dari tiga angka, dan hanya 8 turnover. Mereka juga unggul telak di poin di paint (58-34) dan poin dari turnover (22-10).
Performa Pemain Kunci: Knicks Hancurkan Celtics 111-89 Dominasi Besar
Jalen Brunson menjadi motor utama dengan 32 poin (12-19 FG), 8 assist, dan 5 rebound. Ia mengendalikan tempo permainan dengan sangat baik dan hampir tak terjaga di mid-range serta pick-and-roll. OG Anunoby menyumbang 18 poin dan 7 rebound dengan pertahanan elite terhadap Tatum, sementara Mikal Bridges mencetak 17 poin dan memimpin tim dalam steal (3). DiVincenzo menambahkan 15 poin dari luar garis, dan Isaiah Hartenstein memberikan kontribusi besar di paint dengan 12 poin dan 11 rebound.
Di kubu Celtics, Jayson Tatum mencetak 22 poin tapi dengan efisiensi rendah (8-21 FG) karena tekanan pertahanan Knicks. Jaylen Brown menyumbang 19 poin, namun juga kesulitan menemukan ritme. Derrick White dan Jrue Holiday berusaha menjaga tempo, tapi kurang dukungan dari bangku cadangan membuat Celtics tidak bisa bangkit. Pertahanan Celtics yang biasanya solid justru kebobolan 111 poin—angka yang jarang terjadi musim ini.
Dampak terhadap Klasemen dan Prospek
Kemenangan besar ini membawa Knicks naik ke peringkat 3 Wilayah Timur dengan rekor 34-20, hanya selisih 1,5 game dari posisi kedua. Rekor kandang mereka menjadi 20-6, salah satu yang terbaik di liga. Kekalahan telak ini menjadi pukulan bagi Celtics yang kini tertahan di peringkat 2 dengan rekor 39-15, meski masih memimpin klasemen secara keseluruhan.
Bagi Knicks, kemenangan ini menjadi pernyataan kuat bahwa mereka bukan lagi tim underdog, melainkan kontender serius. Pelatih Tom Thibodeau memuji fokus defensif tim dan kedalaman rotasi yang semakin terlihat. Sementara Celtics harus segera memperbaiki masalah pertahanan di perimeter dan konsistensi di laga tandang jika ingin mempertahankan status favorit juara.
Kesimpulan
Knicks menghancurkan Celtics 111-89 dalam dominasi besar yang jarang terlihat di pertemuan dua tim papan atas. Dengan pertahanan yang sangat ketat dan serangan yang mengalir mulus, New York membuktikan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi. Jalen Brunson dan kawan-kawan tampil sempurna, sementara Boston kesulitan menemukan jawaban atas tekanan yang diberikan. Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting di klasemen, tapi juga meningkatkan kepercayaan diri Knicks menjelang playoff. Bagi Celtics, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa bahkan tim terbaik pun bisa tampil buruk jika tidak fokus. Musim masih panjang, tapi malam ini jelas milik New York Knicks—dan mereka mengirim pesan kuat ke seluruh liga.