Lakers 124-104 Mavericks: LeBron 28-12-10 Rekor ruBa

Lakers 124-104 Mavericks: LeBron 28-12-10 Rekor ruBa

Lakers 124-104 Mavericks: LeBron 28-12-10 Rekor ruBa. LeBron James kembali menorehkan sejarah baru di NBA pada pertandingan melawan Dallas Mavericks di American Airlines Center, Dallas, Rabu malam 11 Februari 2026 waktu setempat (Kamis dini hari WIB). Di usia 41 tahun 38 hari, LeBron mencatat triple-double ke-182 dalam kariernya dengan 28 poin, 12 rebound, dan 10 assist, sekaligus menjadi pemain tertua yang pernah mencapai triple-double dalam sejarah liga. Los Angeles Lakers menang telak 124-104 atas Mavericks, memperpanjang rekor kemenangan beruntun menjadi empat laga dan naik ke posisi 7 Wilayah Barat dengan rekor 32-25. Rekor triple-double tertua sebelumnya dipegang Karl Malone (40 tahun 127 hari pada 2004); LeBron memecahkannya dengan selisih hampir satu tahun penuh. INFO SLOT

Dominasi LeBron di Semua Aspek: Lakers 124-104 Mavericks: LeBron 28-12-10 Rekor ruBa

LeBron memulai laga dengan agresif, mencetak 10 poin di kuarter pertama melalui kombinasi drive ke ring dan tembakan mid-range. Di kuarter kedua, ia mulai mendistribusikan bola dengan 4 assist sebelum turun minum, membantu Lakers unggul 62-48. Babak kedua menjadi miliknya sepenuhnya: LeBron menambah 18 poin lagi, mengamankan double-double rebound di kuarter ketiga, dan menyelesaikan triple-double pada menit ke-8 kuarter keempat melalui assist terakhir kepada Austin Reaves untuk tembakan tiga angka.
Selain 28 poin (11-19 FG, 2-5 3PT, 4-5 FT), LeBron juga mencatat 4 steal dan 2 blok. Ia mendominasi paint dengan 16 poin di area tersebut dan memaksa Mavericks melakukan 16 turnover yang berujung 24 poin mudah bagi Lakers. Anthony Davis menambahkan 22 poin dan 11 rebound, sementara Reaves menyumbang 19 poin dari bangku cadangan. Lakers mencetak 60 poin di paint dan 28 poin dari fast break, menunjukkan superioritas fisik dan transisi malam itu.
Mavericks dipimpin Luka Dončić dengan 30 poin dan 9 assist, Kyrie Irving 25 poin, serta Dereck Lively II 12 poin dan 10 rebound. Namun mereka kesulitan menahan pick-and-roll LeBron-AD dan kalah telak di second chance points 20-8.

Statistik dan Rekor Historis: Lakers 124-104 Mavericks: LeBron 28-12-10 Rekor ruBa

Lakers unggul di hampir semua kategori penting: poin di paint 60-46, second chance points 20-8, fast break points 28-14, dan bench points 44-28. Mereka juga memenangkan pertarungan rebound 50-43 dan memaksa Mavericks melakukan 18 turnover yang berujung 26 poin mudah. Dari luar garis tiga poin, Lakers mencetak 14 triple dari 31 percobaan (45%), sementara Mavericks hanya 10 dari 34 (29%).
Rekor triple-double tertua sebelumnya dipegang Karl Malone (40 tahun 127 hari pada 2004). LeBron memecahkannya dengan selisih hampir satu tahun penuh, menjadi bukti bahwa ia masih berada di level MVP meski sudah memasuki musim ke-23. Ia juga menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencatat triple-double di usia 41+ tahun.
Reaksi Pelatih dan Dampak Klasemen
Pelatih Lakers JJ Redick memuji LeBron setelah laga: “Dia bermain seperti pria berusia 25 tahun di tubuh 41 tahun. Triple-double malam ini bukan kebetulan—itu kerja keras dan kecerdasan yang luar biasa.” Redick juga menyoroti kontribusi tim: “Kami bertahan dengan baik dan menjalankan sistem dengan sempurna.”
Pelatih Mavericks Jason Kidd kecewa: “Kami kalah di paint dan kalah dalam transisi. LeBron mendominasi malam ini.” Kekalahan ini membuat Mavericks tertahan di posisi 5 Barat dengan rekor 34-23, sementara Lakers naik ke posisi 7 dengan catatan tandang yang semakin membaik.

Kesimpulan

LeBron James mencatat sejarah baru sebagai pemain tertua yang meraih triple-double dalam kemenangan telak 124-104 Los Angeles Lakers atas Dallas Mavericks. Dengan 28 poin, 12 rebound, dan 10 assist di usia 41 tahun, LeBron tidak hanya memecahkan rekor Karl Malone, tapi juga menunjukkan bahwa ia masih berada di puncak permainan. Kemenangan ini memperkuat posisi Lakers di zona play-in Wilayah Barat dan semakin menegaskan bahwa penambahan pengalaman LeBron membuat tim ini semakin berbahaya menuju akhir musim reguler. Bagi Mavericks, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa menghadapi LeBron di performa puncak membutuhkan fokus ekstra di paint dan transisi. NBA musim ini semakin menarik dengan kehadiran LeBron yang terus menulis sejarah. Lakers semakin percaya diri menuju playoff, dan malam ini sekali lagi menjadi bukti bahwa “King James” masih memerintah lapangan meski usianya sudah 41 tahun. Liga semakin seru, dan LeBron terus membuktikan mengapa ia disebut sebagai salah satu yang terhebat sepanjang masa.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *