Shai Gilgeous-Alexander Kesal Usai Kalah dari Hornets

shai-gilgeous-alexander-kesal-usai-kalah-dari-hornets

Shai Gilgeous-Alexander Kesal Usai Kalah dari Hornets. Oklahoma City Thunder mengalami kekalahan memalukan 97-124 dari Charlotte Hornets di kandang sendiri pada 5 Januari 2026. Kekalahan dengan margin 27 poin ini jadi yang terburuk musim ini bagi juara bertahan, sekaligus akhiri rekor tak terkalahkan mereka melawan tim Eastern Conference. Shai Gilgeous-Alexander, yang cetak 21 poin meski shooting buruk, tampak kesal dan blak-blakan usai laga. Ia kritik kurangnya energi tim dan tekankan perlunya perbaikan segera, meski tetap tenang dalam menyikapi tren negatif belakangan. MAKNA LAGU

Jalannya Pertandingan yang Menyakitkan: Shai Gilgeous-Alexander Kesal Usai Kalah dari Hornets

Hornets langsung mendominasi sejak kuarter pertama, unggul cepat dan tak pernah tertinggal signifikan. Mereka ledak di kuarter kedua hingga halftime unggul 67-50, dipimpin Brandon Miller yang cetak 28 poin keseluruhan. Kon Knueppel tambah 23 poin, sementara Hornets shoot luar biasa dari three-point line.

Thunder sempat samakan kedudukan di awal, tapi kemudian kehilangan ritme. Shooting mereka jelek, terutama dari luar garis, dan pertahanan tak mampu hentikan serangan lawan. Di kuarter ketiga, Hornets makin menjauh hingga lead 28 poin, membuat laga jadi satu arah. Shai dan rekan-rekannya tak bisa comeback, dengan poin terendah musim dan rebound kalah telak.

Kekecewaan Shai dalam Pernyataan Pasca-Laga: Shai Gilgeous-Alexander Kesal Usai Kalah dari Hornets

Shai Gilgeous-Alexander tak sembunyikan kekecewaannya. Ia bilang tim kurang bawa energi dan usaha berlipat, membuat Hornets selalu selangkah di depan baik ofensif maupun defensif. “Itu biasanya bukan resep bagus,” katanya blak-blakan. Shai akui performanya sendiri buruk dengan 7/21 shooting, tapi fokus pada masalah kolektif.

Ia tambah, “Kita harus bangun besok dan jadi lebih baik.” Meski kesal, Shai tekankan semuanya masih proses dan tim belum capai level akhir musim. Pernyataan ini tunjukkan frustrasi tapi juga sikap dewasa, tanpa panik berlebih meski ini kekalahan kedua beruntun.

Dampak Kekalahan bagi Thunder

Kekalahan ini buat rekor Thunder jadi 30-7, tapi tetap pimpin Western Conference. Ini jadi wake-up call setelah start impresif, dengan tren 6-6 di 12 laga terakhir. Hornets manfaatkan kurangnya intensitas tuan rumah, terutama di rebound dan transisi. Shai pertahankan streak 108 laga minimal 20 poin, tapi tim secara keseluruhan butuh evaluasi mendalam.

Jadwal mendatang akan uji kemampuan bangkit, terutama dengan ekspektasi tinggi sebagai juara bertahan.

Kesimpulan

Shai Gilgeous-Alexander jelas kesal usai kekalahan telak dari Hornets, kritik kurang energi dan usaha tim yang bikin mereka kalah telak di kandang. Pernyataannya blak-blakan tapi tetap positif, tekankan perbaikan harian dan proses panjang. Kekalahan ini jadi pelajaran keras bagi Thunder yang sempat terlihat tak terhentikan. Dengan sikap seperti Shai, tim punya fondasi kuat untuk bangkit dan pertahankan status favorit juara. NBA penuh kejutan, dan respons selanjutnya akan tentukan arah musim mereka.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *